Begini Cara Maskapai Internasional Mengantisipasi Virus Corona

Cara Maskapai Internasional

PrimaDaily – Maskapai penerbangan Internasional masih beroperasi dengan normal ditengah mewabahnya virus corona di penjuru dunia. Ternyata para maskapai penerbangan internasional memiliki cara untuk mengantisipasi virus mematikan tersebut ke dalam pesawat.

Sudah tidak bisa di pungkiri lagi bahwa banyak orang ketika naik pesawat dan duduk di kursi akan ragu dengan kerbersihan kabin pesawat, sekaligus bertanya-tanya seberapa teliti pesawat itu dibersihkan sebelumnya.

Berikut sejumlah cara untuk antisipasi penyebaran virus corona yang dilakukan oleh maskapai penerbangan internasional:

1. Prosedur pembersihan normal

Proses pembersihan bervariasi tergantung jadwal pesawat berhenti di bandara. Ketika waktu berhenti pesawat sangat terbatas maka akan dilakukan pembersihan sederhana – seperti menghilangkan koran bekas dan sampah lainnya, akan dilakukan oleh awak kabin penerbangan sebelumnya. Produk pembersih dan disinfektan yang digunakan juga telah ditentukan oleh produsen pesawat. Pembersih semacam itu menawarkan perlindungan antimikroba hingga 10 hari.

Baca juga : Wabah Virus Corona, Harga Masker dan Jahe Merah Bikin Geger

2. Kebersihan penumpang

Membersihkan permukaan benda yang disentuh boleh saja, tetapi pada akhirnya mencuci tangan adalah langkah preventif yang paling penting. Jadi tangan adalah perantara utama. Gunakan tisu untuk membersihkan tangan, Itulah yang penting.

3. Respons maskapai

Program pembersihan meliputi disinfektan semua permukaan di dalam kabin, serta pembersihan kursi dan karpet. Toilet dibersihkan, lantai dibersihkan, dan sampah yang terlihat dibuang dari kantong kursi di semua penerbangan.

Fogging juga sedang dilakukan pada semua penerbangan trans-Pasifik Delta yang tiba di AS, dengan rencana untuk memperluas prosedur tersebut ke lebih banyak penerbangan internasional, dengan fokus pada penerbangan yang datang dari tempat-tempat dengan kasus virus corona yang dilaporkan.

Fogging telah terjadi pada semua penerbangan Delta inbound dari Italia ke New York-JFK dan Atlanta sejak 29 Februari.

Baca juga : Pengusaha Agen Perjalanan Siap-siap Bangkrut dan PHK Pekerja

4. Tetap waspada

Schaffner mencatat bahwa, dari sudut pandang penumpang, cara terbaik untuk menghindari tertular virus penyakit di dalam pesawat adalah menunda perjalanan.

Richard Dawood menekankan pentingnya maskapai mengikuti panduan CDC, tetapi ia menekankan bahwa jawabannya kembali ke penumpang.

“Mungkin poin paling penting untuk diingat adalah bahwa belum ada kasus COVID-19 yang dikaitkan dengan penularan di dalam pesawat,” katanya.